PRESS RELEASE OPEN TALK 2024

BERKAS PDF PRESS RELEASE DAPAT DIUNDUH DISINI

HASIL PENYERAPAN DAN PENYAMPAIAN ASPIRASI MAHASISWA MELALUI OPEN TALK 2024

Komisi Aspirasi Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (BPMF) Farmasi Universitas Jember telah melaksanakan Open Talk pada tanggal 21 Maret 2024 pada pukul 10.10 – 12.50 WIB, sebagai sarana komunikasi antara mahasiswa dengan jajaran dekanat Fakultas Farmasi Universitas Jember. Hasil Open Talk 2024sebagai berikut:

A.Tanggapan untuk Badan Eksekutif Mahasiswa Ibu Dr. apt. Afifah Machlaurin, S.Farm., M.Sc.

Mengenai alat praktikum preskripsi yang disediakan oleh pihak BEM tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan sehingga mengganggu jalannya praktikum. Alangkah baiknya dapat lebih diperhatikan kedepannya sehingga praktikum dapat berjalan lancar.

B. Akademik

1.Mahasiswa membutuhkan ketegasan terkait penindaklanjutan mahasiswa lain yang tercatat pengawas bahwa telah melanggar aturan ujian seperti menyontek.

Tanggapan: Terkait penegasan mahasiswa yang selama ini terbukti melakukan kecurangan saat ujian telah dilakukan sesuai dengan tata tertib ujian pada Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Farmasi Universitas Jember Tahun Akademik 2023/2024.

2. Apakah kuota untuk mahasiswa PSPA tidak dapat ditambah pada periode berikutnya? Hal ini dikarenakan banyak mahasiswa lulusan Fakultas Farmasi Universitas Jember yang belum lolos pada seleksi periode ini dan tidak dapat melanjutkan ke tingkat profesi karena adanya batasan kuota.

Tanggapan: Saat ini pihak fakultas belum dapat menambah kuota bagi mahasiswa PSPA dikarenakan keterbatasan tempat Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA). Ke depannya fakultas berencana untuk membangun mini industry agar dapat digunakan mahasiswa PSPA untuk kegiatan PKPA.

3. Kami berharap dapat diadakan training pada mahasiswa yang akan menjadi asisten laboratorium agar tidak terjadi kesalahan saat praktikum berlangsung dengan praktikan, teknisi, dan bapak/ibu dosen.

Tanggapan: Pihak fakultas menyarankan untuk dapat disampaikan secara langsung kepada PJMK apabila terjadi kesalahan, sehingga dapat dilakukan penyelarasan antara praktikan, teknisi, dan asisten laboratorium. Selain itu, pihak PJMK akan lebih berkoordinasi melalui grup asisten laboratorium dan melakukan pembekalan agar tidak terjadi kesalahan kembali.

C. Sarana dan Fasilitas

1.Mengapa terdapat kebijakan baru yang tidak memperbolehkan beberapa stand kantin untuk menjual minuman berperisa?

Tanggapan: Pihak fakultas ingin menyediakan makanan dan minuman yang sehat bagi seluruh mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Jember, sehingga penjualan minuman berperisa tidak diperbolehkan. Satu tahun sebelumnya, pihak fakultas telah melakukan koordinasi mengenai kebijakan tersebut dan disepakati oleh pihak kantin.

2. Apakah dapat dilakukan penambahan meja dan beberapa tempat sampah di kantin? Hal ini dikarenakan meja di kantin kurang cukup untuk menampung pengunjung dan tempat sampah yang telah tersedia sering penuh.

Tanggapan: Pihak fakultas akan merencanakan penambahan meja dan tempat sampah di kantin.

3. Apakah terdapat kebijakan larangan merokok di seluruh area Fakultas Farmasi? Dikarenakan masih ditemukan mahasiswa fakultas lain dan staf yang merokok di beberapa area fakultas, seperti pada area kantin.

Tanggapan: Telah terdapat undang-undang larangan merokok di kawasan pendidikan, sehingga diharapkan seluruh pihak Fakultas Farmasi Universitas Jember dapat bekerja sama untuk menghilangkan aktivitas merokok di seluruh area fakultas. Selain itu, pihak fakultas berencana melakukan penambahan poster mengenai larangan merokok di beberapa area.

4. Apakah pihak fakultas memiliki waktu khusus dalam pengaliran air bersih baik di laboratorium maupun mushola?

Tanggapan: Pihak fakultas tidak memiliki waktu khusus dalam pengaliran air bersih. Pihak fakultas akan menjadwalkan pengisian air pada tandon lebih sering lagi dalam sehari sehingga kebutuhan air tercukupi.

5. Apakah memungkinkan dilakukan penambahan alat laboratorium?

Tanggapan: Tahun ini pihak fakultas tidak merencanakan penambahan alat laboratorium karena sebagian rencana anggaran akan digunakan untuk pembangunan gedung dekanat. Namun, terdapat dana revitalisasi yang bisa dianggarkan untuk melengkapi alat laboratorium dan bukan untuk menambah alat yang sudah ada. Bila terdapat alat laboratorium yang rusak, dapat dilakukan peminjaman alat ke laboratorium lainnya.

6. Apakah dapat dilakukan pengecekan ruang kuliah secara berkala, khususnya pada proyektor dan juga mikrofon?

Tanggapan: Pengecekan ruang kelas telah dilakukan setiap pagi hari. Apabila terdapat masalah mengenai fasilitas, dapat disampaikan kepada penanggung jawab yang tertera di pintu setiap ruang kelas serta dapat mengajukan penggantian kepada bagian umum dan perlengkapan yang nantinya akan disesuaikan dengan rencana anggaran.

7. Menindaklanjuti hasil press release Open Talk tahun 2023 terkait fogging yang telah diajukan ke puskesmas oleh pihak fakultas, apakah hal tersebut dapat dilakukan pada tahun ini?

Tanggapan: Pihak puskesmas memberikan syarat bahwa fogging dapat direalisasikan apabila telah ditemukan kasus Demam Berdarah terbaru di area tersebut.

8. Apakah mahasiswa yang menempuh studi S2 di Universitas Jember tidak mendapatkan jas almamater dan Kartu Tanda Mahasiswa?

Tanggapan: Terkait pengadaan jas almamater dan Kartu Tanda Mahasiswa S2 di luar kewenangan pihak fakultas. Oleh karena itu, pihak fakultas akan membantu menanyakan ke pihak universitas terkait jas almamater dan Kartu Tanda Mahasiswa tersebut.

9. Kami berharap garis parkir dapat ditebalkan kembali supaya kendaraan bermotor dapat terparkir rapi. Selain itu, apakah bisa dilakukan penyemprotan herbisida untuk memperlambat tumbuhnya lumut pada area paving sehingga mahasiswa tidak tergelincir ketika berjalan atau mengendarai motor?

Tanggapan: Pihak fakultas akan segera menindaklanjuti terkait penebalan garis parkir dan penyemprotan herbisida untuk memperlambat tumbuhnya lumut pada area paving.

10. Kami berharap dapat ditambahkan tata tertib tertulis mengenai waktu pelayanan dan tata cara berkunjung di dalam ruang baca.

Tanggapan: Pihak fakultas akan segera menambahkan tata tertib mengenai waktu pelayanan dan tata cara berkunjung pada ruang baca.

11. Menindaklanjuti hasil press release Open Talk tahun 2023 terkait rencana penambahan meja dan kursi sebagai tempat belajar atau diskusi di lantai 3 Gedung Ormawa. Apakah pihak fakultas akan menambah meja dan kursi di lantai 3 gedung ormawa untuk menunjang kegiatan belajar mahasiswa?

Tanggapan: Pihak fakultas merasa area belajar di lingkungan Fakultas Farmasi sangat terbatas. Namun, untuk saat ini pihak fakultas belum dapat merealisasikan penambahan area belajar dan diskusi bagi mahasiswa dikarenakan belum adanya anggaran dari universitas.

12. Kami berharap dapat disediakan water station untuk refill air minum botol mahasiswa sehingga dapat mengurangi pembelian air minum kemasan untuk mendukung program Go Green yang ada di Fakultas Farmasi.

Tanggapan: Pihak fakultas akan merealisasikan water station sehingga mahasiswa dapat mengurangi pembelian air minum kemasan. Mengenai kebijakan pembatasan penggunaan plastik, pihak fakultas mengharapkan mahasiswa untuk membawa tempat minum sendiri dan lebih bijak dalam penggunaan water station di Fakultas Farmasi.

13. Apakah dapat dilakukan penambahan poster self service dan buang sampah pada tempatnya di setiap pilar kantin, serta menyediakan keranjang untuk meletakkan alat makan setelah digunakan di setiap stand  demi menunjang kebijakan self service dan kebersihan di kantin Fakultas Farmasi?

Tanggapan: Pihak fakultas akan melakukan pengadaan keranjang di kantin demi mendukung kebijakan self service.

You may also like...